Presiden Prabowo Perkuat Dukungan bagi UMKM dan Percepatan Pengentasan Kemiskinan

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Koordinator Bidang
Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar di
Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 12 Mei 2026. Foto: BPMI
Setpres/Cahyo

Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 12 Mei 2026. Foto: BPMI Setpres/Cahyo

JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat dukungan terhadap UMKM, ekonomi kreatif, perlindungan sosial, serta percepatan pengentasan kemiskinan nasional.

Komitmen tersebut disampaikan usai Presiden menerima Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Muhaimin mengatakan pemerintah akan terus mendorong pertumbuhan UMKM melalui berbagai fasilitas, termasuk pemanfaatan aset kementerian, lembaga, dan BUMN sebagai ruang pemasaran, display produk, hingga festival UMKM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, pemerintah juga berencana menambah anggaran khusus untuk mendukung sektor UMKM dan ekonomi kreatif.

“Tahun ini akan ditambahi anggaran khusus untuk seluruh kegiatan UMKM dan ekonomi kreatif. Saya mengajukan tidak kurang dari Rp1 triliun,” ujar Muhaimin.

Pemerintah juga akan memperluas akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) guna membantu pelaku usaha kecil dan menengah berkembang.

Di bidang perlindungan sosial, pemerintah mengalokasikan APBN sebesar Rp508,2 triliun untuk bantuan sosial tunai, Program Keluarga Harapan (PKH), hingga bantuan iuran jaminan kesehatan nasional.

Muhaimin menambahkan, pemerintah terus memperkuat penyaluran bantuan berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) agar lebih tepat sasaran. Presiden juga meminta seluruh kementerian dan lembaga konsisten menggunakan data tunggal dalam menjalankan program pemerintah.

Selain itu, pemerintah menetapkan 88 kabupaten/kota sebagai prioritas pengentasan kemiskinan. Targetnya, kemiskinan ekstrem mencapai nol persen pada 2026 dan angka kemiskinan nasional turun menjadi lima persen pada 2029.

Berita Terkait

BRI Group Tebar Kepedulian Idul Adha, Salurkan Lebih 5.000 Hewan Kurban Untuk Masyarakat
Presiden Prabowo: Penambahan Alutsista Jadi Tonggak Penguatan Pertahanan Nasional
Awas Penipuan! BRI Tegaskan Pengajuan KUR Tidak Pernah Ditawarkan Lewat Online
BRI Region 8 Jakarta 3 Gelar Sharing Session Budaya Kerja, Perkuat Transformasi dan Kolaborasi
Presiden Prabowo Panggil Menteri ESDM, Pastikan Stabilitas Energi Nasional di Tengah Geopolitik Global
Panggil Kapolri, Presiden Prabowo Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri
Kolaborasi IM3 x Nikon Hadirkan Roadshow Fotografi untuk Generasi Kreatif Kampus
Bahas Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan, Presiden Prabowo Gelar Rapat Bersama Sejumlah Menteri

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:56

BRI Group Tebar Kepedulian Idul Adha, Salurkan Lebih 5.000 Hewan Kurban Untuk Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 - 14:28

Presiden Prabowo: Penambahan Alutsista Jadi Tonggak Penguatan Pertahanan Nasional

Senin, 18 Mei 2026 - 14:18

Awas Penipuan! BRI Tegaskan Pengajuan KUR Tidak Pernah Ditawarkan Lewat Online

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:55

Presiden Prabowo Perkuat Dukungan bagi UMKM dan Percepatan Pengentasan Kemiskinan

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:48

BRI Region 8 Jakarta 3 Gelar Sharing Session Budaya Kerja, Perkuat Transformasi dan Kolaborasi

Berita Terbaru